Lingkungan
Home » Komunikasi Dinilai Buntu, Forum Pemuda Wolo Desak PT CMP Evaluasi Rekrutmen dan HC Superintendent

Komunikasi Dinilai Buntu, Forum Pemuda Wolo Desak PT CMP Evaluasi Rekrutmen dan HC Superintendent

Ketua Forum Pemuda Kecamatan Wolo, Syamsuriadi, saat menyampaikan sikap dan tuntutan terhadap PT Ceria Metalindo Prima (PT CMP).

KABARKENDARI.COM, KOLAKA — Forum Pemuda Kecamatan Wolo menegaskan sikapnya terhadap persoalan komunikasi perusahaan, transparansi rekrutmen tenaga kerja, serta pemberdayaan masyarakat lokal di wilayah Blok Lapao Pao.

Setelah berulang kali berupaya membangun komunikasi secara persuasif dengan pihak PT Ceria Metalindo Prima (PT CMP), Forum Pemuda Kecamatan Wolo menyatakan ruang komunikasi tersebut kini telah sampai pada titik akhir.

Ketua Forum Pemuda Kecamatan Wolo, Syamsuriadi, mengatakan sejak awal pihaknya memilih jalur dialog untuk menyampaikan berbagai keresahan yang berkembang di tengah masyarakat.

Namun, menurutnya, persoalan yang sama terus muncul dan dikeluhkan masyarakat, terutama menyangkut transparansi informasi dan mekanisme rekrutmen tenaga kerja.

“Kami sudah mencoba berkomunikasi dengan baik dan persuasif. Kami sudah memberikan ruang untuk menjelaskan. Tetapi persoalan yang sama terus berulang. Karena itu, hari ini kami pertegas sikap kami,” tegas Syamsuriadi.

Jejak Panjang Hilirisasi Nikel di Wolo, Smelter Merah Putih, Membuka Harapan Baru bagi Ekonomi Daerah

TIGA TUNTUTAN FORUM PEMUDA WOLO

Forum Pemuda Kecamatan Wolo kini menempatkan tiga tuntutan utama terhadap PT CMP, yakni evaluasi terhadap HC Superintendent, pembenahan mekanisme rekrutmen, serta penguatan pemberdayaan masyarakat lokal.

1. HC Superintendent PT CMP Diminta Keluar dari Blok Lapao Pao

Tuntutan pertama diarahkan kepada Human Capital (HC) Superintendent PT CMP.

Forum meminta posisi dan keberadaan HC Superintendent tersebut di Blok Lapao Pao dievaluasi secara serius dan yang bersangkutan meninggalkan wilayah tersebut.

“Kami pertegas, HC Superintendent PT CMP harus keluar dari Blok Lapao Pao. Ini tuntutan kami dan tidak ada toleransi terhadap tuntutan tersebut,” ujar Syamsuriadi.

12 SLB di Kolaka Raya Perkuat Kompetensi Identifikasi dan Asesmen ABK

2. Rekrutmen PT CMP Diminta Dievaluasi Menyeluruh

Forum Pemuda Wolo juga mendesak PT CMP melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme rekrutmen tenaga kerja, khususnya terkait keterbukaan informasi bagi masyarakat lokal.

Syamsuriadi mengatakan persoalan rekrutmen bukan kali pertama menjadi keluhan masyarakat.

“Ini bukan satu atau dua kali masyarakat mengeluhkan persoalan rekrutmen. Keluhan mengenai informasi, kejelasan proses, dan komunikasi dengan para pencari kerja sudah berkali-kali muncul dan terus berulang sampai hari ini,” katanya.

Forum meminta seluruh tahapan rekrutmen dapat disampaikan secara terbuka, mulai dari informasi lowongan, pendaftaran, verifikasi berkas, proses seleksi hingga kejelasan status para pelamar.

Kolaborasi Lintas Elemen, World Cleanup Day 2026 di Kendari Kumpulkan 352 Kg Sampah hingga Aksi Tuangkan Eco-Enzyme

“Kami meminta transparansi. Masyarakat harus tahu bagaimana mekanismenya, ke mana harus mendaftar, bagaimana proses seleksinya, dan bagaimana mereka memperoleh informasi mengenai status lamaran mereka,” tegasnya.

3. Masyarakat Lokal Diminta Lebih Diberdayakan

Tuntutan ketiga berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat lokal.

Forum Pemuda Kecamatan Wolo menilai keberadaan aktivitas industri di wilayah tersebut harus berjalan beriringan dengan peningkatan kapasitas masyarakat melalui kesempatan kerja, pengembangan kompetensi dan pemberdayaan ekonomi.

“Masyarakat lokal jangan hanya menjadi penonton dari aktivitas industri yang berlangsung di wilayahnya sendiri. Harus ada keberpihakan yang nyata dalam bentuk pemberdayaan dan kesempatan yang transparan,” kata Syamsuriadi.

Menurut Forum Pemuda Wolo, keterlibatan masyarakat lokal tidak hanya sebatas kesempatan memperoleh pekerjaan, tetapi juga perlu diarahkan pada peningkatan kapasitas dan peluang ekonomi yang berkelanjutan.

PILIH JALUR KONSTITUSIONAL

Syamsuriadi menegaskan pihaknya akan tetap menggunakan ruang demokrasi yang dijamin oleh hukum dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Forum, kata dia, akan menyampaikan pendapat secara terbuka dan menggunakan jalur konstitusional sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Kami tidak akan berhenti. Kami akan terus mengawal tuntutan ini melalui jalur konstitusional sampai ada kejelasan dan penyelesaian terhadap persoalan yang kami perjuangkan,” ujarnya.

Dengan sikap tersebut, Forum Pemuda Kecamatan Wolo menegaskan bahwa komunikasi persuasif dengan PT CMP dinilai telah mencapai titik akhir. Forum kini meminta adanya respons dan langkah konkret perusahaan terhadap tiga tuntutan yang mereka sampaikan.

editor : Redaksi

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement