SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pendidikan
Home » Berita » Prof Azhar Bafadal Resmi Maju Bakal Calon Rektor UHO, Diwakili LO Karena Sedang Tunaikan Ibadah Haji

Prof Azhar Bafadal Resmi Maju Bakal Calon Rektor UHO, Diwakili LO Karena Sedang Tunaikan Ibadah Haji

KENDARI – Guru Besar Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo (UHO), Prof. Dr. Ir. Azhar Bafadal, M.Si., resmi maju sebagai bakal calon Rektor UHO periode 2026-2030, Jumat (22/5/2026).

Akademisi senior UHO tersebut dikenal memiliki pengalaman panjang di bidang pendidikan tinggi, penelitian, organisasi profesi, hingga pengembangan kebijakan daerah di Sulawesi Tenggara.

Lahir di Kupang pada 5 Desember 1967, Prof Azhar saat ini menyandang pangkat Pembina Utama IV/e dan aktif sebagai dosen di Fakultas Pertanian UHO.

Riwayat pendidikannya dimulai dari SD hingga SMA di Yogyakarta, Cianjur, dan Kendari, sebelum melanjutkan pendidikan tinggi di Institut Pertanian Bogor (IPB). Gelar sarjana diraih pada 1993, magister tahun 2000, dan doktor pada 2005 dengan konsentrasi ekonomi regional dan makroekonomi pertanian.

Dalam perjalanan akademiknya, Prof Azhar dipercaya menduduki sejumlah jabatan strategis di lingkungan kampus. Saat ini ia menjabat Ketua Senat Fakultas Pertanian UHO periode 2025 hingga sekarang. Sebelumnya, ia pernah menjadi Sekretaris Senat Fakultas Pertanian UHO, Wakil Koordinator Program Studi S3 Ilmu Pertanian Pascasarjana UHO, hingga Direktur Pusat Kajian dan Kerjasama Fakultas Pertanian UHO.

Nur Alam Sebut Bantuan Pemprov ke Unsultra Bagian Dukungan Pendidikan, Bukan Anggaran Siluman

Tak hanya aktif di internal kampus, Prof Azhar juga terlibat dalam organisasi profesi tingkat nasional. Ia pernah menjabat Ketua Pengurus Pusat PERHEPI periode 2021-2024 dan kini menjadi anggota Dewan Penasehat PP PERHEPI periode 2025-2028. Selain itu, ia juga tercatat pernah menjadi anggota Dewan Riset Daerah Sulawesi Tenggara.

Di bidang penelitian dan pengabdian masyarakat, Prof Azhar terlibat dalam berbagai program strategis, mulai dari penyusunan RPJMD Kabupaten Kolaka, roadmap riset dan inovasi Sultra, hingga pengembangan pertanian ramah lingkungan dan hidroponik di sejumlah wilayah Sulawesi Tenggara.

Produktivitas akademiknya juga tercermin dari sejumlah publikasi ilmiah di jurnal nasional maupun internasional, khususnya terkait ekonomi pertanian, ketahanan pangan, dan pengembangan agroindustri. Selain itu, ia memiliki sejumlah karya intelektual yang telah memperoleh sertifikat hak kekayaan intelektual (HKI).

Sepanjang karier akademiknya, Prof Azhar menerima berbagai penghargaan, di antaranya lulusan doktor terbaik IPB dengan IPK 4,00, penghargaan dari Bank Indonesia atas perhatian terhadap perkembangan ekonomi Sulawesi Tenggara, hingga penghargaan dosen terbaik Fakultas Pertanian UHO.

Sementara itu, proses penjaringan bakal calon Rektor UHO terus bergulir. Hingga Jumat, panitia mencatat sudah ada empat bakal calon yang resmi mendaftar dalam tahapan pemilihan rektor periode mendatang.

Warga Transmigrasi Landono Tantang Uji Keabsahan Dokumen Negara, Desak Polda Sultra Usut Dugaan Mafia Tanah

Dalam proses pendaftaran, Prof Azhar diwakili oleh liaison officer (LO) atau kuasa pendaftar, Dr. Hadi Sudarmo.

Dr. Hadi menjelaskan, Prof Azhar berhalangan hadir secara langsung karena sedang menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

“Semoga beliau bisa lolos di proses penjaringan bakal calon rektor karena masih ada tahap-tahap selanjutnya. Terkait visi dan misi, nantinya akan dipaparkan secara lebih detail pada agenda penyampaian visi misi agar lebih lengkap dan teknis,” ujar Dr. Hadi.

Ia menambahkan, Prof Azhar telah berangkat menunaikan ibadah haji sejak 12 Mei 2026 sehingga memberikan kuasa kepadanya untuk mewakili seluruh proses administrasi pendaftaran.

“Beliau sedang menunaikan ibadah haji, sehingga berhalangan hadir dan memberikan kuasa kepada saya,” katanya.

Sultra Peduli Nusantara Gelar Ramadan Berbagi di Panti Asuhan Al-Ikhlas Baruga

Sementara itu, Ketua Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor UHO, Prof. Ali Bain, menyampaikan bahwa hingga saat ini jumlah pendaftar telah mencapai empat orang dan pendaftaran masih tetap dibuka sesuai jadwal.

“Alhamdulillah, bakal calon rektor yang mendaftar sudah empat orang, dan terakhir hari ini Profesor Azhar Bafadal yang dikuasakan kepada Pak Doktor Hadi,” ujarnya.

Ia menegaskan, belum ada keputusan terkait perpanjangan masa pendaftaran karena kuota minimal bakal calon telah terpenuhi.

“Pendaftaran tetap dibuka sampai tanggal 2 Juni sesuai jadwal yang ada. Perpanjangan dilakukan apabila jumlah bakal calon tidak mencukupi empat orang,” jelasnya.

Meski demikian, jadwal perpanjangan tetap disiapkan sebagai bagian dari agenda kerja panitia apabila sewaktu-waktu diperlukan.

“Kalau misalnya tidak ada perpanjangan, panitia akan bekerja pada tahapan selanjutnya, yakni verifikasi dokumen para bakal calon. Itu membutuhkan waktu yang cukup,” katanya.

Prof Ali juga memastikan berkas administrasi Prof Azhar Bafadal telah memenuhi persyaratan awal.

“Seluruh persyaratan yang dipersyaratkan kepada bakal calon, khususnya Profesor Azhar Bafadal, kami nyatakan lengkap. Selanjutnya akan diverifikasi satu per satu berdasarkan statuta dan peraturan yang berlaku,” ungkapnya.

Selain itu, panitia mengungkapkan masih ada kemungkinan tambahan bakal calon yang akan mendaftar dalam waktu dekat.

“Sesuai informasi, masih ada bakal calon yang akan mendaftar pada hari Senin dan juga tanggal 29 nanti. Namun jadwal pastinya akan diumumkan kemudian,” tutupnya.(*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement